Warga di Lumajang Buka Paksa Peti Jenazah COVID-19 Saat Dimakamkan

 Detik-detik Warga Bongkar Peti Jenazah Pasien Covid-19, Riuh Suara Tangis

Rembuksedulur - Warga Dusun Sentono, desa Krai, Yosowilangun, Lumajang membuka paksa peti jenazah COVID-19 saat akan dimakamkan. Warga ingin memastikan posisi jenazah apakah sudah sesuai syariat Islam ataukah belum.

Peti itu berisi jenazah JM yang meninggal dalam keadaaan positif COVID-19. Jenazah JM dibawa oleh ambulans RSUD dr Haryoto untuk dimakamkan sesuai protokol COVID-19. Namun keluarga meminta untuk dibawa ke rumah duka untuk disalatkan terlebih dahulu meskipun jenazah berada di dalam ambulans.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum untuk dimakamkan. Namun, saat akan dimasukkan ke liang lahat warga memaksa untuk membuka peti jenazah untuk memastikan posisi jenazah sesuai syariat islam.

"Pihak keluarga sudah sepakat untuk pemakaman jenazah terkonfirmasi positif ini sesuai protokol COVID-19. Namun saat tiba di pemakaman, peti jenazah direbut dari petugas dan peti dibuka oleh warga karena ingin melihat posisi jenazah," ujar Camat Yosowilangun Indriyono kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Namun, warga mendapati jenazah dalam posisi tertelungkup. Warga pun merasa kecewa dan akhirnya mengeluarkan jenazah dari peti dan langsung memakamkan jenazah tanpa peti. Namun, peti jenazah ikut dikuburkan di atas jenazah. Petugas yang menggunakan APD, tak bisa berbuat banyak karena kalah jumlah dengan warga.

Almarhum JM diketahui menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto dengan diagnosa Pneumonia. Usai dilakukan swab PCR, hasilnya positif COVID-19. Namun pasien meninggal dunia di rumah sakit saat dirawat.

Bagi-bagi Hadia Warkop



Belum ada Komentar untuk "Warga di Lumajang Buka Paksa Peti Jenazah COVID-19 Saat Dimakamkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Klik Slot Online Untuk Bergabung

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel